ODHA juga saudara kita. . .

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Virus ini berada dalam cairan tubuh manusia, yaitu darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu.Sedangkan untuk menjadi AIDS melalui tahapan – tahapan hingga kondisi imun sangat lemah serta terinfeksi penyakit lain yang semakin parah. Tahukah kamu ? Jumlah kasus AIDS sampai dengan bulan September 2012 sebanyak 15372 dan diperkirakan akan bertambah hingga akhir tahun. Kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, pola penularan tertinggi yaitu melalui transmisi seksual sebesar 81,8 %. Sedangkan penularan melalui penggunaan alat suntik 12,4 % karena banyaknya pengguna narkotik yang menggunakan jarum suntik bergantian. Penularan melalui transmisi seksual dikarenakan ketidaksetiaan pada pasangan sedangkan penggunaan jarum suntik bergantian menunjukkan tingginya pengguna narkoba, semua ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia sudah mulai luntur karena terpengaruh dengan budaya luar dengan pergaulan bebasnya. Kurangnya kesadaran untuk patuh pada aturan agama masing – masing karena dianggap tidak sesuai dengan keadaan modern saat ini. Kurangnya perhatian serta kontrol dari orang tua juga membuat anak muda sekarang ini mudah terpengaruh dari lingkungan dari luar.  

Perkembangan jaman membuat informasi yang masuk juga sangat cepat melalui media elektronik yang semakin canggih tanpa dibentengi dengan menguatkan budaya sendiri, budaya luar masuk dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia. Budaya luar dengan pergaulan bebas memang kurang tepat diterapkan di negara kita karena tidak sesuai dengan adat ketimuran ditambah lagi mayoritas penduduknya beragama islam. Sekarang ini sudah banyak yang menganggap pergaulan bebas hal yang lumrah, tetapi masih banyak pula yang tidak mengetahui mengenai dampak yang diakibatkan.  Dapat dilihat dari banyaknya perempuan hamil di luar nikah atau menikah setelah hamil atau banyaknya perempuan yang sengaja menggugurkan kandungannya. Seksualitas, penggunaan narkoba dan HIV/AIDS merupakan masalah yang saling berhubungan, sekarang ini, banyak terjadi pada remaja karena rasa penasaran yang tinggi akan sesuatu yang menantang membuat mereka terjerumus pada jalan yang salah.

Agama memang melarang adanya sex bebas yang dianggap berbuat maksiat dan dosa, ditambah lagi budaya Indonesia yang masih tabu dengan pergaulan bebas. Di sisi lain, agama dan budaya juga mengajarkan agar dapat menghormati orang lain, terutama dalam hal ini ODHA. Mereka berhak hidup sama seperti orang pada umumnya dan mereka membutuhkan dukungan dari lingkungan untuk menjalani hidup lebih baik. Jika kita tidak bisa menolong serta merangkul mereka setidaknya bersimpati dan jangan menyalahkan atas keberadaan ODHA.

Menurut saya, kedekatan dengan Tuhan dapat mengurangi bahkan mencegah penularan HIV/AIDS. Agama dengan aturan – aturan didalamnya pastinya membawa kebaikan untuk umatnya, agama melarang karena memang hal tersebut akan membawa dampak buruk bagi manusia. Apalagi di Indonesia dengan mayoritas penduduk agama islam yang pastinya sangat menentang adanya pergaulan bebas, selain dapat megakibatkan kehamilan diluar nikah juga dapat berakibat pada penularan penyakit sex. Terdapat perbedaan pendapat mengenai pencegahan penularan HIV/AIDS yaitu dengan pembagian kondom gratis, disatu sisi memang dapat mencegah penularan tetapi dari sudut pandang agama islam hal ini sama saja membolehkan sex bebas di masyarakat, karena yang melakukan hubungan sex belum tentu mereka yang sudah ada ikatan suami istri. Menurut saya pemberian kondom gratis juga kurang efektif karena akan banyak anak muda yang penasaran akan kondom tersebut dan mencobanya. Hal ini akan malah membuat sex bebas semakin meluas dan akan mengakibatkan rusaknya generasi.  Agama dapat dijadikan preventif terhadap penularan HIV/AIDS dari segi moral, akhlak agar mengubah generasi selanjutnya lebih baik. Peran tokoh agama juga diperlukan, tidak hanya memberitahukan mengenai dampak negatif ketika di akherat, tetapi juga ditambahi dengan dampak di dunia.

Keberadaan Orang dengan HIV/ AIDS masih belum bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, hal ini dikarenakan kebanyakan penularan melalui sex bebas, penderita identik dengan perbuatan zina dan dosa. Penularan yang lain melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian, hal ini juga dianggap perbuatan yang dilarang karena banyak digunakan oleh pengguna narkoba. Padahal HIV/AIDS juga dapat ditularkan melalui pemberian ASI oleh ibu ke anaknya.  Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penularan HIV/ AIDS membuat ODHA ini kadang kurang bisa di terima di lingkungan. Tidak semua ODHA mendapatkan penyakit tersebut dengan cara yang salah, yang dilarang agama dan budaya kita.

Terdapat beban yang muncul pada orang yang divonis terserang HIV/AIDS yaitu muncul dari dalam diri sendiri, seseorang tersebut akan merasa putus asa, stress, tidak terbuka dan berpikir bagaimana orang lain memandang dirinya. Lalu perlakuan diskriminasi dari orang lain. Perlakuan dari keluarga serta orang – orang disekitarnya yang belum bisa menerima keadaan bahwa terdapat orang di lingkungan mereka yang terkena HIV/AIDS. Ditambah lagi perlakuan dari pemerintah yang terjadi ketika ODHA dirawat di Rumah Sakit dengan pelayanan yang diterima tidak sama dengan orang sewajarnya. Seharusnya peran pemerintah disini memberikan perlindungan pada ODHA, karena bagaimanapun  Bagaimanapun ODHA juga manusia, mereka juga tidak menginginkan adanya penyakit yang belum ada obatnya ini. Mereka perlu mendapatkan dukungan untuk terus menjalani hidup, agar tidak hanya penyesalan yang ada pada diri mereka. Dukungan dari orang – orang sekitar akan lebih manjur daripada obat.

Perlu diketahui bawha virus HIV tidak menular melalui interaksi sosial seperti jabat tangan, berenang dan lain –lain, dapat dilihat di http://www.odhaberhaksehat.org .

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s